Mengenal Koperasi Mahasiswa Lebih Dalam

Sesuai dengan Undang Undang No. 17 Tahun 2012 pasal 1 Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi. Oleh karena itu, koperasi mempunyai peranan cukup besar dalam menyusun usaha bersama dari orang-orang yang mempunyai ekonomi terbatas.

Tujuan dari koperasi adalah untuk mensejahterakan anggotanya atau masyarakat. Sudah jelas berarti ikut membangun perekonomian negara dan asas yang diterapkan adalah asas kekeluargaan. Sama halnya seperti Koperasi Mahasiswa. Letak dari koperasi tersebut berada di kalangan mahasiswa yang dimana selain turut memajukan ekonomi rakyat mahasiswa menjadi memiliki jiwa-jiwa yang siap untuk terjun kemasayarakat karena telah memiliki pengalaman perkoperasian.

Koperasi Mahasiswa (KOPMA) adalah koperasi yang berbasis mahasiswa dimana anggota, pengurus dan pengawasnya adalah mahasiswa.

Karena Kopma berbasis mahasiswa maka: Anggota Kopma adalah mahasiswa-mahasiswa yang terdaftar dalam keanggotaan kopma. Syarat untuk menjadi anggota Kopma adalah mahasiswa harus memiliki simpanan pokok dan simpanan wajib untuk digunakan Kopma menjalankan kegiatan usaha. Jika usaha Kopma mendapatkan keuntungan maka anggota akan mendapatkan persentase keuntungan dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU). Pengurus Kopma adalah para anggota Kopma yang telah ditunjuk dan disepakati oleh seluruh anggota sebagai pengurus pada Rapat Anggota. Pengurus memiliki kewajiban untuk mengelola koperasi, menjalankan usaha, dan menjalankan kegiatan pendidikan untuk anggota Kopma. Badan Pengawas adalah para anggota Kopma yang ditunjuk dan disepakati oleh anggota sebagai pengawas dalam Rapat Anggota. Pengawas bertugas mengawasi kinerja para pengurus Kopma. Mekanisme pengawasan yang di atur dalam UU (25 th. 1992) Koperasi adalah dengan membentuk badan pengawas.

Kopma memiliki kewajiban untuk mendidik mahasiswa bagaimana cara untuk berkoperasi, belajar berwirausaha, dan menjalankan usaha. Nilai plus yang didapatkan di kopma selain tiga hal tersebut adalah kader bisa belajar bagaimana berorganisasi, mengelola keuangan, menjalankan kegiatan pendidikan dan mengelola administrasi.

Secara umum koperasi dibentuk untuk melayani kebutuhan anggota. Maka begitupun kopma, kopma dibentuk untuk melayani kebutuhan mahasiswa (anggota).

Usaha-usaha yang ada dikopma pada umumnya adalah apa yang menyangkut kebutuhan dari mahasiswa, yaitu: minicafe, minimarket, fotocopy dan perdagangan umum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s